![]() |
| jorong sungai talang dengan nama termasyur siroge |
.
PAYUANG PANJI artinya kemuliaan atau kebesaran. Sedangkan
Ompek Batua adalah nama lain dari kawasan di Kecamatan Guguak yang kini dikenal
dengan sebutan Talago, Guguak VIII Koto, Kubang, dan Sungaitalang itu sendiri.
”Dari empat kawasan yang ada di Kecamatan Guguak itu,
Sungaitalang adalah payung panji atau lambang kebesaran. Itu diakui dalam
tatanan adat-istiadat masyarakat kami,” ujar Wali Nagari Sungai Talang Redi
Koerniawanto kepada Padang Ekspres.
Jauh sebelum disebut sebagai Payuang Panji Ompek Batua,
Sungaitalang sebenarnya telah menjadi salah satu pusat peradaban manusia. Ini
dibuktikan dengan banyaknya situs-situs menhir di nagari tersebut.
Menurut sejarawan dari Universitas Negeri Padang Profesor DR
Mestika Zed, menhir adalah batu tunggal yang berdiri tegak di atas tanah dan
berasal dari periode neolitikum. Periode neolitikum itu diperkirakan antara
6.000/4.000 SM sampai 2000 SM.
Merujuk keterangan Mestika Zed, dapat disimpulkan bahwa
Nagari Sungaitalang telah berusia beribu-ribu tahun. Usia Sungaitalang hampir
sama dengan usia Nagari Maek di Kecamatan Bukitbarisan. Hanya saja, saat itu
istilah nagari tentu belum ada.
Manusia yang hidup
pada zaman tersebut namanya juga manusia prasejarah. Walaupun demikian,
peninggalan prasejarah di Sungaitalang, berupa menhir dengan posisi berdiri
ataupun rebah, masih terjaga keutuhannya sampai sekarang.
”Banyak peneliti, dosen, guru-guru sejarah, anggota
Masyarakat Sejarawan Indonesia, mahasiswa dan pelajar, datang melihat menhir di
Sungaitalang. Ini tentu saja sebuah aset pariwisata bagi nagari kami,” ujar
Redi Koerniawanto.

0 komentar:
Posting Komentar